TERJEMAH KITAB AYYUHAL WALAD
Sekapur Sirih
Assalamu’alaikum
wr wb
Alhamdulillah senantiasa
kami panjatkan sebab tanpa adanya izin dan pertolongan Allah swt tidak mungkin
buku terjemahan ini dapat terselesaikan.
Shalatullah wa salamuhu semoga tetap
tercurahlimpahkan keharibaan Nabi agung, Nabi tersanjung, Nabi terhormat
menjadi tuan seluruh makhluk dari awal sampai akhir yakni baginda Nabi Muhammad
saw. Karena berkat beliaulah kita dapat mengenyam dengan nikmat ilmu
pengetahuan samapai saat ini. Semoga harapan yang tiada henti ini yaitu bertemu
langsung dengan beliau baik melalui mimpi khusus kita dapat memperoleh syafaat
beliau kelak fi yaumil jaza’ wal hisab. Amin Amin Amin ya rabbal ‘alamin.
Selanjutnya, teriring dorongan hati untuk
membukukan terjemah kitab Ayyuhal Walad dengan maksud mudah-mudahan
dapat membantu teman-teman dan adik-adik santri dalam memahami isi kitab karya hujjatul
islam ini wa bil khusus buku kecil ini bisa dijadikan arsip
sekaligus rujukan saat mengkaji ulang kitab tersebut. Mulanya penulis mengikuti
pengajian subuh yang diasuh oleh KH. Moh. Mosleh Adnan, selaku pengasuh PP.
Nahdhatut Ta’limiyah Karanganyar Plakpak Pamekasan. Beliau menerjemahkan
kata-perkata ibarat waktu ngaji di pondok yang disertai penjelasan detail
sebagaimana saat beliau menyampaikan ceramahnya hingga akhirnya khatam
bertepatan hari Selasa, 5 Mei 2020 M / 12 Ramadlan 1441 H. Mengutip sedikit
dauh beliau mengapa memilih kitab tersebut “kita sedikit-banyak sudah belajar
dan paham ilmu fikih dalam Bughyatul Mustarsyidin dan riwayat
kepribadian Rasulullah saw dalam Syamailul Muhammadiyah. Untuk
mengimbangi dan menyempurnakannya alangkah baiknya kita belajar ilmu Tasuwuf
ala Imam Ghazali minimal karya terkecil beliau Ayyuhal Walad” sejak
itulah Ayyuhal Walad sementara dijadikan materi pengajian subuh
menjelang Ramadlan.
Buku kecil ini tentu meliputi berbagai
kekurangan baik dari segi pengantar terutama bagian isi. Maka dengan sepenuh
kerendahan hati penulis mengharapkan kepada para pembaca agar dapat memberikan
kritik dan saran semata-sama untuk penyempurnaan terjemahan kecil ini. Tidaklah
mungkin mengandalkan akal dan kemampuan karena seyogyanya ilmu yang sedikit
kita miliki merupakan anugerah kecil yang tak pantas dijadikan ajang
kesombongan.
Demikian muqaddimah ini. Semoga
bermanfaat. Allahumma infa’na bima allamtana, wa sallim imanana, wahdina ila
ma hadaitana ilantihai ajalina, Amiin ya rabbal ‘alamin
Wassalamu’alaikum
wr wb
Pamekasan, 15 Mei 2020 M
22 Ramadlan 1441 H
Al-Faqir wal
Jahil
Moh. Fahrun
Silahkan download disini------>> Terjemah Kitab Ayyuhal Walad
Komentar
Posting Komentar