LENTERA SHALAT SYAFI'IYAH
Sekapur Sirih
Alhamdulillah
rabbil ‘alamin atas segala limpahan nikmat, rahmat dan ma’unah-Nya hingga tak
mampu menghitungnya. Begitu besar nilai dan manfaat yang dirasakan oleh segenap
makhluk maka sudah menjadi kewajiban untuk selalu beribadah dan berdzikir
kepada-Nya. Tidak ada daya dan upaya yang lebih pantas dihaturkan kepada-Nya
selain bertaqwa dan bersujud seraya memohon ampun atas segala dosa.
Tak lupa shalawat
berserta salam allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina wa syafiina
Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Tanpa jasa beliau tak
seorangpun layak menghadap Allah. Beliau sang pelita pembawa tiga cahaya yakni
iman, ilmu dan akhlak sehingga dunia dapat terwarnai dengan indah dan
berperadaban. Sosok yang didambakan oleh semua makhluk tidak ada cacat dan
aibnya karena beliau percikan dari cahaya pilihan diatas pilihan.
Buku ini berisi
tentang sekelumit bahasan tentang shalat mulai dari sejarah, dalil, keutamaan
dan kiat-kiatnya. Sangat lebih mudah bagi pemula untuk memahami tentang shalat
sebab karya ini mengutip dari kitab-kitab yang otoritatif diakui oleh ulama
dunia terutama kajian fikih. Didalamnya juga diulas tentang fakta social yang
dikuatkan oleh dalil-dalil berupa Al-Quran, hadits dan perkataan ulama. Penulis
memberikan judul Lentera Shalat Syafiiyah mudah-mudahan menjadi
penerang bagi umat penganut madzhab syafi’i. Sebagian besar penulis juga
penulis telaah kasus seputar shalat ditinjau dari aspek fikih sehingga bisa
memberikan ilmu baru bagi pembaca.
Karya kecil ini
ditulis pada awal bulan ramadlan yang dimaksudkan pada dua hal. Pertama, untuk
menyalurkan pemahaman yang diperolehnya agar bisa menjadi shadaqah jariyah
diamalkan oleh para pembaca khususnya murid-murid penulis baik yang masih aktif
di madrasah maupun yang sudah menjadi alumnus. Sehingga dengan adanya buku ini
dapat merubah pola hidup yang lebih baik semata-mata mendekatkan diri kepada
Allah swt. Di era akhir zaman seperti saat ini kerap sekali shalat sering
diabaikan bahkan tidak hanya segelintir orang sampai-sampai sebagian murid dari
penulis juga lalai menjalankan kewajibannya sebagai hamba. Lalu kemudian
penulis berinisiatif buku ini bisa menjadi pedoman dalam ibadah shalatnya. Kedua, karya ini ditulis sebagai bentuk hadiah
spesial ulang tahun yang ke 27 kepada istri penulis. Karena penulis sadar tidak
mampu membalas jasanya, memberikan harta dan sarana yang bisa memfasilitasi
kebutuhannya dengan baik tetapi mudah-mudahan karya sederhana ini menjadi tali
asih dan pedoman yang bisa diajarkan kepada anak-anak penulis untuk meneruskan
perjuangannya menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dan memberkan manfaat bagi
orang disekitarnya.
Tentu dalam karya
ini terdapat banyak kesalahan baik dari bahasa yang digunakan maupun teks
penulisan. Maka dari itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari para
pembaca untuk sama-sama menyempurnakan buku ini sehingga para generasi
selanjutnya bisa menikmati hasil perjuangan ini.
Sekian pengantar
ini semoga bermanfaat wallahu a’lam bis shawab. Assalamu ‘alaikum wr. wb
Trasak, 1 Mei
2022
Al-Faqir wad
Dla’if
Moh Fahrun
Kawan-kawan yang ingin minat edisi revisi silahkan download DISINI
Komentar
Posting Komentar