TERJEMAH QISSHATUL MIRAJ SYEKH NAJMUDDIN AL-GHAITHI

 

Pengantar

 

Assalamu ‘alaikum wr wb.

Bismillah wal Hamdulillah atas segala limpahan Rahmat dan Taufiq Allah swt sehingga penulis masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan terjemahan buku ini yang tak lain hanya bermaksud untuk menyumbangkan sedikit ilmu yang dianugerahi Allah agar mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.

Shalawat beserta salam semoga tetap tercurahlimpahkan keharibaan Nabiyullah Muhammad saw, insan paripurna nan uswatun hasanah satu-satunya manusia yang diundang langsung berjumpa dengan Allah untuk menerima tugas agung yang dengannya seluruh umatnya bisa mengenal Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Sebab tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh kecuali mengikuti syariat beliau.

Sebelum segala sesuatu diciptakan, pertama kali yang Allah ciptakan adalah Nur Muhammad kemudian dari situlah alam mini diciptakan. Bahkan dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman: Andaikan tidak ada kamu Muhammad tidak aku ciptakan alam ini. Artinya semuanya ada jasa keistimewaan beliau yang disalurkan  dan jika membahas keistimewaannya tentu tak mampu membahasakan karena saking mulianya. Tetapi meskipun demikian diutusnya beliau ke muka bumi menjadi pembeda dari Isa AS yang dituhankan. Secara kebutuhan fisik beliau sama sebagaimana manusia pada umumnya seperti makan, minum, berjalan, tidur, berkeluarga dan yang lainnya sehingga kebiasaan yang tergambar dapat menjadi contoh dalam berperilaku bagi sahabat dan umatnya. Namun secara kualitas sangat amat jauh tak mampu menyamainya.

Umumnya setiap 27 Rajab kaum muslimin memperingati Isra’ Mi’raj baik di Sekolah, Masjid atau majelis lainnya dengan maksud merenungi dan mengambil hikmah dibalik perjalan beliau saat menghadap Allah swt yang dikemas dengan ceramah agama oleh alim ulama bahkan habaib. Nah, penulis juga ingin menghibahkan tulisannya melalui terjemahan ini dengan harapan bisa membantu memudahkan murid-murid dan para pembaca untuk memahami lebih mendalam tentang peristiwa Isra Mi’raj tersebut.

Terjemahan ini penulis sajikan dengan memberikan sub-sub judul berbasis nilai-nilai kehidupan yang bisa dengan cepat dipahami dan dijadikan pelajaran serta sumber motivasi guna menambah semangat juang dan ketenangan jiwa raga dalam menghadapi berbagai masalah hidup hingga pada akhirnya sukses bahagia terutama dapat berkumpul bersama beliau di surga kelak melalui syafaatnya amin ya rabbal alamin.

Penulis berharap jika dalam terjemahan ini terdapat kesalahan makna atau penulisan sudilah kiranya pembaca bisa membenahinya agar tulisan ini lebih maksimal dalam kemanfaatannya meskipun masih jauh dari kata kesempurnaan.

Demikian pengantar penulis semoga bisa bermanfaat dan menjadi ladang pahala yang takkan putus sepanjang zaman. Ihdinas shirathal mustqim

Assalamu ‘alaikum wr wb.

Pamekasan, 18 Februari 2025 M

                                                                                19 Sya’ban 1446 H

                                                                        Penulis

                                                           

 

                                                                        Moh Fahrun


Silahkan baca selengkapnya ...... Download

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjemah Natijatul Fikri Fil Jahr Bidzikr Fi Jawazil Jahr Bidzikr Wal Ijtima’ Alaih

IKATAN CINTA

TERJEMAH KITAB MUKHTASHAR FIL AYYAM & HAKIKAT IMAN